Selamat Menampuh Hidup Baru,..
Telah Menikah Bahruddin putra bapak Atwam Gunungtinggi dengan Lilis Suryani putri sulung bapak Hatman Gununggelagas Button.
Foto di rumah mempelai putri
Foto di rumah mempelai putraSemoga tuhan memberkati ke-duanya.
Selamat Menampuh Hidup Baru,..
Telah Menikah Bahruddin putra bapak Atwam Gunungtinggi dengan Lilis Suryani putri sulung bapak Hatman Gununggelagas Button.
Foto di rumah mempelai putri
Foto di rumah mempelai putraLabel: Lanapak ka Jhudhuna
Diposting oleh Herry pada 12.11.00 0 komentar
Pagi itu kami berangkat naik sepeda motor dari Bengkong indah Batam menuju pelabuhan penyebrangan Telaga Punggur, pelabuhan dimana tempat menyebrang dari pulau Batam ke Pulau Bintan. Sampai di Punggur kami pun membeli tiket, tarif untuk dewasa Rp. 14.500, untuk anak-anak Rp. 11.700 dan untuk sepeda motor Rp. 24.000.
Dengan naik kapal roro perjalanan ditempuh sekitar 1 jam dari Telaga Punggu ke Tanjung Uban. kalau kita naik speed hanya 20 menit saja tapi tarif tiketnya lebih mahal yaitu Rp. 35.000 dan kita tidak bisa membawa kendaraan sendiri. Kapal roro menyebrang dua kali sehari jam 10.00 pagi dan jam 16.00 sore, dan dari Tanjunguban jam 08.00 pagi dan jam 13.00 siang.
Sampai di rumah kak Encung kami disuguhi 7 Buah duren segar yang baru jatuh dari pohonnya. Durian dari sekuning memang terkenal durian paling enak di Tanjungpinang dan Batam. rasanya kami tidak kuat untuk menghabiskan durian yang lumayan besar itu, terpaksa kami sisakan untuk dimakan lagi nanti.
Selepas shalat ashar kami jalan-jalan ke kebun duren sambil menikmati pemandangan di sekitar gunung Bintan. Rencananya mau beli duren langsung di kebun untuk oleh-oleh ke Batam, tapi sayang hari sudah terlampau sore banyak durian sudah habis. Kami bertemu marwasi dan Ahmadi, teman se-kampung halaman yang dulu merantau ke Malaysia tapi sekarang menetap di Sekuning karena di Malaysia untuk bayar permit terlalu mahal.
Pagi hari kami kembali ke kebun duren, makan duren lagi, akhh.. duren memang nikmat, sisanya kami bawa pulang untuk oleh-oleh ke Batam. Selanjutnya main ke air terjun dan mandi disana. Airnya tidak terlalu besar cuma patut dibanggakan karena terawat tidak seperti di Bawean yang sebenarnya lebih indah tapi tidak terawat dan kurang perhatian pemerintah.
Sepulang dari air terjun kami disuguhi sotong / cumui-cumi bakar, besarnya separuh lengan orang dewasa, nikmat banget dimakan dengan sambal kecap,.. biasanya saya makan cumi-cumi dimasak kuah hitam seperti yang dimakan semalam di rumah kak wati. Nyaris tinggal 1 cumi-cumi perut kami sudah tidak muat lagi, nikmat dan kenyang, Alhamdulillah ucapku.
Selesai makan kami kembali ke Batam dengan membawa 2 kardus duren.Label: Liburan
Diposting oleh Herry pada 11.18.00 2 komentar





Label: Design Interior
Diposting oleh Herry pada 18.24.00 0 komentar
Setelah kembali dari Saudi Arabia, pada hari kamis 4 juni 2009 presiden AS Barack Obama berkunjung ke Mesir, kunjungan ini adalah untuk menjalin hubungan damai antara Amerika dengan dunia islam dan ingin mengubah citra buruk AS di mata dunia islam yang sudah terbentuk sejak pemerintahan George W Bush.
Mesir menyambut hangat kedatangan Obama, terlihat dengan persiapan yang begitu matang, terutama masalah keamanan. Dari pukul 5.30 dini hari sampai Obama kembali ke bandara, sepanjang jalan yang akan dilalui orang nomor satu di dunia ini telah dipagari oleh pasukan tentara, setiap sepuluh meter terlihat tentara berdiri di pinggir jalan dengan senjata lengkap, terutama setiap gang-gang di jalan tersebut, begitu juga di atas apartemen-apartemen di sepanjang jalan terlihat tentara siap dengan senjatanya, seluruh kendaraan baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum dilarang melintas jalur tersebut sehingga jalur tersebut terasa sepi.
Setelah tiba di bandara president AS ke-44 ini segera disambut oleh presiden Mesir Husni Mubarak di istana presiden “Istana Qubbah.” Dalam pertemuan itu Obama dan Husni Mubarak membicarakan masalah perdamaian timur tengah. Kemudian setelah itu Obama berkunjung ke masjid Sultan Hasan Kairo Mesir.
Kemudian dilanjutkan ke Universitas Kairo untuk menyampaikan pidatonya di Grand Festival Hall of Cairo University. Sejak pukul 9.00 dini hari ruangan gedung itu sudah mulai dibuka dengan penjagaan yang sangat ketat, semua yang hadir harus membawa kartu identitas dan surat undangan resmi dari The Grand Shaikh of Al Azhar Dr. Muhammad sayyid Thantawi dan The President of Cairo University Dr. Hossam Kamil. Kami bersama rekan-rekan lainnya dari utusan Universitas Al Azhar memasuki ruangan pada pukul 9.15 setelah melalui pemeriksaan surat undangan dan pasport. Kami disambut oleh panitia dan dipersilahkan duduk di bangku yang telah dipersiapkan untuk kami di bagian tengah. Pada pukul 10.00 ruangan yang terdiri dari tiga lantai tersebut telah penuh dengan para hadirin.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, diantaranya adalah Grand Syeikh Al Azhar Syeikh Thantawi, rektor Universitas Al Azhar Dr. Ahmad Thayyib, mantan rektor Universitas Al Azhar Dr. Ahmad Umar Hasyim, mufti mesir Dr. Ali Jum’ah. Juga ikut hadir dalam acara tersebut Gamal mubarak putera presiden Mesir Husni Mubarak, perdana mentri Mesir Dr. Ahmad Nadzif dan para jajaran mentri lainnya. Ada juga beberapa orang dari IM (Ikhwanul Muslimin). Ada juga beberapa pastur yang menggunakan jubah hitam. Begitu juga terlihat para Artis lagendaris seperti Adil Imam, Syarif Munir dan lainnya. Kemudian juga para wartawan terutama wartawan Amerika yang berada di sekeliling ruangan di lantai dua.
Setelah 4 jam kami duduk menunggu di dalam ruangan tersebut acara baru dimulai pada pukul 13.10 siang. Rombongan presiden Obama telah tiba di ruangan, terlihat Hillary Clinton mentri luar negri AS bersama rombongan lainnya memasuki ruangan, dan disambut dengan tepuk tangan oleh seluruh hadirin, kemudian mereka memilih tempat duduk di barisan depan, kemudian disusul oleh orang yang paling ditunggu-tunggu oleh semua yang hadir dalam acara itu, seluruh hadirin berdiri dan bertepuk tangan, sedangkan Obama hanya melambaikan tangannya dengan mengucapkan “thank you” berulang-ulang.
Obama memulai pidatonya dengan mengucapkan salam kepada hadirin. dia menegaskan bahwa dahulu antara barat dan islam memang memiliki hubungan yang kuat namun juga ada hubungan yang tidak harmonis, terutama dalam masalah agama, sehingga islam melihat barat sebagai bangsa yang memusuhi islam, begitu juga barat melihat islam sebagai agama yang memusuhi barat, terutama pasca tragedi 11 september, dan sekarang sudah tiba saatnya islam dan barat kembali memulai hidup yang harmonis, tidak ada permusuhan antara satu sama lain, tidak saling membenci dan menyalahkan akan tetapi harus bersatu, saling memahami dan menghormati serta bekerja sama dalam mengukir masa depan yang baik.
Obama juga menegaskan bahwa dia akan menegakkan perlawanan dengan jaringan-jaringan keras dan teroris, oleh sebab itu dia meminta kepada jaringan al-qaedah agar menghentikan aksinya, karena mereka sangat membahayakan umat manusia, terutama pada tragedi 11 september yang telah menelan ribuan nyawa orang-orang yang tak berdosa, baik warga negara Amerika maupun warga negara asing. Obama berjanji bahwa Amerika tidak akan pernah menjadi musuh islam.
Dalam pidatonya Obama juga membicarakan beberapa hal, diantaranya dia menegaskan bahwa AS masih meninggalkan dua tanggung jawab, yaitu membangun masa depan Irak yang lebih baik dan menyerahkan Irak kepada rakyatnya, dan AS tidak memiliki kepentingan apapun terhadap sumber daya yang dimiliki Irak, apalagi menginginkan wilayah negara itu. Dia juga menegaskan bahwa negara Palestina harus berdiri dan hidup berdampingan dengan Israel.
Obama juga menyinggung masalah demokrasi dan masalah kebebasan beragama. Setelah itu dia menyinggung masalah hak-hak kebebasan wanita, dia menyatakan bahwa dia tidak setuju dengan orang-orang yang menilai wanita yang memakai jilbab itu sebagai wanita yang hina, padahal sebenarnya merekalah orang yang mulia karena mereka adalah orang yang berpegang teguh dengan ajaran agamanya. Kemudian di akhir pidatonya Obama menyinggung masalah perkembangan ekonomi.
Dalam pidatonya yang berdurasi 47 menit tersebut Obama banyak mengutip dari ayat al qur’an dan injil, terutama ayat-ayat yang berkenaan dengan perdamaian dan toleransi, sehingga semua yang hadir dalam acara tersebut merasa puas mendengarkan pidatonya, mereka bertepuk tangan dengan meriah, bahkan ada yang berteriak “I love you Obama”.
Ada satu hal lagi yang membuat kami merasa bangga dengan presiden yang masa kecilnya pernah sekolah SD di Indonesia itu, dia banyak bercermin pada Indonesia, terutama dalam masalah kebebasan beragama dan kebebasan wanita.
Acara ini disiarkan di seluruh stasiun televisi di timur tengah dan lainnya....
Oleh: Abdul Hafidz, Mahasiswa Universitas Al Azhar, Kairo Mesir.
Label: Acara
Diposting oleh Herry pada 17.41.00 0 komentar
Jika tiba waktu pagi maka janganlah menunggu sore, dan jika tiba waktu sore maka janganlah menunggu waktu pagi. Demikian nasihat Ibnu Umar kepada kita.
Hari ini adalah kesempatan anda, hari kemaren telah berlalu dengan suka dan dukanya, dan hari esok belum tiba waktunya, maka pergunakanlah kesempatan hari ini dengan sebaik-baiknya, hitunglah detik-demi detik dan menit-demi menit dengan ketat, jangan biarkan waktu berlalu tanpa mendapatkan apa-apa, atau tanpa berbuat apa-apa, hari ini saja kesempatan anda karena kemaren sudah lewat, dan esok anda belum tahu apakah ada kesempatan lagi atau tidak, dan kalau ada kesempatan belum tentu anda bisa berbuat.
Kerjakan apa yang semestinya anda kerjakan pada hari ini, dan janganlah tenggelam dalam bayangan masa lalu atau angan-angan hari esok, sehingga anda hanya duduk termenung tanpa berbuat apa-apa.
Hari ini adalah kehidupan anda, nikmatilah kehidupan hari ini, jangan sampai kehidupan anda hari ini keruh, dan pikiran anda kalut, hanya karena peristiwa-peristiwa yang tidak menyenangkan kemaren, jika anda makan nasi hangat hari ini, maka tidak masalah bagi anda nasi basi kemaren, jika ada orang yang berbuat baik pada anda hari ini, maka tidak masalah bagi anda orang yang menyakiti anda kemaren. Nikmatilah rezeki Allah yang diberikan kepada anda hari ini, dan terimalah pemberian Allah kepada anda hari ini.
Hari ini adalah kesempatan anda, beribadahlah sebaik mungkin hari ini, shalatlah dengan khusyu’, sempatkan membaca al-qur’an dan perbanyaklah berdzikir, jika anda ingin sedekah, maka sedekahlah hari ini juga, jagan tunda hingga esok hari, jika ingin shalat malam maka slahatlah malam ini juga, dan lakukanlah semua amal shalih yang bisa anda kerjakan pada hari ini.
Jika ingin berbuat baik, maka berbuat baiklah hari ini, karena hanya hari ini kesempatan anda, berbaktilah kepada orang tua, berkunjunglah kepada saudara, jenguklah orang sakit, bantulah orang yang memerlukan bantuan anda, mumpung masih ada kesempatan untuk berbuat baik kepada orang lain.
Kerjakan tugas-tugas anda hari ini dengan sebaik-baiknya, jangan menunda pekerjaan untuk hari esok, karena hari esok anda belum tentu sempat mengerjakannya, atau hari esok sudah ada pekerjaan lain yang telah menunggu anda.
Kalau anda seorang pelajar, maka pelajarilah pelajaran hari ini, kerjakan tugas-tugas hari ini, tulis apa yang harus anda tulis hari ini, hafalkanlah apa yang mesti anda hafalkan hari ini, dan jangan katakan besok masih ada waktu, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok, buanglah kata esok dari kamus anda.
Bekerjalah untuk hari ini, seakan-akan anda hanya hidup hari ini, sebab kesempatan anda adalah hari ini.
Oleh Munir Fuadi, MA from Universitas Al-Imam Saudi Arabia
Label: Nasehat Berharga
Diposting oleh Herry pada 12.18.00 0 komentar
Selamat atas diwisudanya saudara Nasiruddin, SE Ak putra bapak Jamil Baratsawah Menara. Ia menyelesaikan kuliahnya di Universitas Muhammadiyah Malang hampir lima tahun terhitung 2004-2009, acara yudisium pada hari rabu tanggal 20 mei jam 07 s/d 12 sedang prosesi wisuda pada hari sabtu tanggal 23 mei 2009 dengan judul skripsi "Evaluasi Penerapan PSAK No. 45 pada Partai Keadilan (Studi Kasus pada DPD PKS Kabupaten Malang)" dengan nilai A.
Selama ini Nasiruddin bekerja part time di kantor pasca sarjana UMM.Rekan satu angkatan, satu jurusan, satu kampung adalah Ihwan Firdaus putar bapak Misnur yang juga di wisuda pada waktu yang sama.
Label: Acara
Diposting oleh Herry pada 20.30.00 0 komentar
Siang itu saya berangkat ke Bandara dari toko WY Notebook Store, Nagoya Hill Sopping Mall Batam, tempat saya kerja. Sekalian bareng dengan ibu pak Yaser yang mau pulang ke Surabaya, saya diantar pak Yaser dengan mengendarai mobil Honda Accord miliknya.
sampai di bandara sekitar jam 1 siang. Jadwal keberangkatan pesawat ke Jogja 14.50 Batavia air, sedang ke Surabaya pesawatnya lebih awal, Lion Air.
Setiba di bandara saya langsung menuju konter check-in Batavia Air untuk memasukan barang-barang bawaan saya ke bagasi, selang berapa lama saya menuju Lantai 2 tepatnyadi ruang tunggu gate A6, ruang tunggu untuk keberangkatan penumpang ke Pekanbaru, Jakarta dan Yogyakarta. Di ruang tunggu saya terasa bosan sekali sampai saya ngantuk, tak berapa lama kemudian ada Titik Puspa lewat mau pulang juga ke Jakarta. Saya cuma lihat sari jauh, petugas-petugas boarding pass foto-foto bareng dengannya. Dengar dari bisik-bisik ibu-ibu di sebelahku katanya Titik Puspa habis dari Tj. Pinang ada acara penyuluhan Lansia.
Tepat jam 3 pintu menuju pesawatpun dibuka, segera saya bergegas menuju pesawat dan mencari tempat dudukku tertulis di boarding pass Seat Number 6A. Saya pun duduk di kursi, ada orang setengah baya membawa kamera digital sengaja menjepret pramugari, ia pun kena peringatan sama pramugari tersebut "bapak,.. bukankah sudh saya ingatkan, silakan anda foto-foto tapi tidak untuk kru" katanya. Bapak setengah baya tadi pun terdiam dan minta maaf. Setelah pesawat tingal landas, tanpa sadar saya tertidur lelap hingga beberapa menit sebelum pesawat landing di Jogja.
Saya lihat dari jendela pesawat diluar nampak banyak kabut, pemandangannya tak seindah waktu ke Jogja dulu, ga bisa lihat puncak gunung Merapi dengan matahari mulai tenggelam.
Sampai di Bandara Adi Sucipto saya langsung ke toilet untuk cuci muka dan buang air kecil. sambil menuggu barang dari bagasi saya ambil troli.
Tak berapa lama handphoneku bedering, rupanya kapten Wahyu sedang di jalan menuju bandara datang menjemput dengan mobil Avanzanya. Beliau masih mengenakan baju dinas Angkatan Darat, sekarang bertugas di Solo. Tak lupa saya sms teman saya Halim dan Acink, ngasih kabar kalo dah sampe Jogja.Malamnya saya ngopi di Kopi Plus (+), tempat nongkrong mahasiswa Jogja. Warung kopi + memiliki keunikan tersendiri dari pada tempat ngopi yang saya datangi dulu, Gubuk Cafe. Kopi plus terletak di alam terbuka, di bawah pepohonan dan pinggir kali, terdengar jelas suara air mengalir dii sebelah kami. Mendengar suara air sungai nengingatkan kami pada kampung halaman, Bawean.
Saya pesan STMJ, roti bakar dan sirsak, rokok rasa strawberry. asik kami ngobrol, datang lagi teman Bawean, Reza Tambak dan Abdul Khalid Ghuntong. Sebelum pukul 12 kamu pun pulang, ingin istirahat melepas lelah kerja dalam perjalanan.
Label: Ajendur
Diposting oleh Herry pada 23.42.00 0 komentar