Pelatihan Komputer & Internet

14 November, 2009

Lebih murah internetan di warnet atau di rumah..?

Modem USB

Dulu, ketika ongkos akses internet di rumah masih mahal, warung internet (warnet) adalah satu-satunya pilihan ideal untuk browsing dan chatting. Warnet pun menjamur di mana-mana. Apalagi waktu itu belum banyak rumah yang dilengkapi dengan komputer. Laptop masih mahal dan teknologi seluler baru masuk ke dunia GPRS dan aplikasi Java yang waktu itu sudah terasa mewah.

Tapi sekarang, semuanya sudah berubah. Harga komputer sudah sangat bersahabat dengan pendapatan rata-rata masyarakat di kelas ekonomi menengah. Komputer jinjing juga semakin terjangkau, apalagi sejak booming netbook dengan konsep laptop kecil yang lebih nyaman diajak jalan ke mana-mana.

Dan yang terpenting, akses internet lewat jaringan seluler sudah sangat terjangkau. Kecepatannya sudah di atas rata-rata GPRS atau setara dengan kecepatan akses internet kabel. Pilihan aksesnya pun beragam, mulai dari akses langsung dari ponsel, menggunakan modem 3G dengan colokan USB yang praktis atau menggunakan fasilitas wifi yang gratis.

Modem USB koneksi dengan Laptop

Harga beli laptop juga tidak hanya murah dan terjangkau, tapi memiliki banyak varian.

Bahkan beberapa operator mulai menjajakan komputer jinjing dengan modem 3G yang sudah terintegrasi di dalamnya (built-in).

Atau kalau mau lebih praktis, beli saja komputer yang harganya jauh lebih murah dari laptop.

Modem PCMCIA

Untuk akses internet, kita bisa menggunakan ponsel sebagai modem. Atau kalau merasa kurang nyaman (karena cepat panas dan boros baterai), modem 3G bisa jadi pilihan tepat. Modem ini tersedia dalam dua varian, yaitu jenis USB dan PCMCIA. Harga modem USB berada di kisaran Rp. 700.000 sampai di atas satu juta rupiah. Sedangkan usb PCMCIA bisa dibeli dengan harga di bawah RP. 500.000, tergantung merek dan modelnya.

Dari segi kualitas, kedua jenis modem ini nyaris sama. Hanya saja PCMCIA yang berukuran lebih lebar standarnya hanya bisa digunakan untuk laptop, sedangkan modem USB bisa digunakan disemua komputer yang memiliki slot USB.


Modem PCMCIA Koneksi dengan Laptop


Sama halnya dengan beberapa jenis ponsel, banyak modem 3G yang dijual menyatu dengan kartu seluler (bundling) seperti modem StarOne-IVIO yang harganya di bawah Rp. 500 ribu. Dan untuk langganan internet, operator seluler menawarkan banyak pilihan paket. Mulai dari akses unlimited, berdasarkan pemakaian data atau berdasarkan waktu. Kalau ingin mencoba paket layanan pasca bayar, IM2 bisa jadi pilihan. Sedangkan untuk sistem pembayaran dimuka (pra bayar), Anda bisa menggunakan kartu IM3. Kedua produk dari Indosat tersebut menawarkan harga yang lebih bersahabat dan pas di kantong, di samping banyaknya pilihan paket internet. (jet)


Sumber : http://ads2.kompas.com/layer/blackberrycorner/hemat.php?id=63



10 November, 2009

Group Dhungka an Nihayah Menara


Menara adalah kampung yang berbudaya, walaupun letaknya berada di bawah gunung, namun tidak kalah maju dengan daerah lain yang berada di sekitar sangkapura. Kampung-kampung lain menyebut orang menara dengan nama kalompek atau orang gunung yang menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang tertinggal, tak berbudaya, tidak berpendidikan, jauh dari peradaban dll. tapi sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, apalagi masalah kebudayaan, mereka adalah orang-orang yang sangat unggul dan kaya dengan budaya, ada beberapa kesenian masyarakat menara yang masih bertahan dan tetap unggul sampai sekarang, diantaranya adalah hadrah, pencak silat, zamrah, dll.

Kesenian Hadrah Menara adalah kesenian yang sudah menjadi tradisi turun menurun. Kesenian tersebut adalah satu-satunya kesenian yang masih bertahan sampai sekarang dan selalu menjadi acara hiburan dalam setiap acara pernikahan. Bahkan Hadrah Menara di Malaysia selalu di undang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia dan Kerajaan Malaysia.

Sementara pencak silat juga merupakan salah satu kesenian di Menara yang masih tetap bertahan. Walaupun pendekarnya sudah tua, namun ilmunya banyak diturunkan kepada anak-anak muda, sehingga banyak pendekar-pendekar muda yang bermunculan. Kesenian ini sama dengan hadrah selalu ditampilkan sebagai hiburan dalam acara pernikahan atau dalam acara-acara lainnya.

sedangkan zamrah sebuah kesenian yang biasa dilakukan oleh kaum hawa juga sampai saat ini masih banyak penerusnya. walaupun kini sudah jarang ditampilkan dalam setiap acara pernikahan seperti zaman dahulu namun masih ditampilkan dalam acara-acara tertentu yang sekiranya tidak menimbulkan fitnah.


Ada lagi kesenian masyarakat menara yaitu dhungka. Pada zaman dahulu dhungka adalah sebuah kesenian yang biasa dimainkan pada saat-saat mendekati hari pernikahan, sehingga jika terdengar suara orang memainkan dhungka maka berarti di rumah itu akan ada acara pernikahan. namun sayang kesenian ini susah untuk diwariskan karena semakin berkembangnya zaman, saat ini klo menumbuk padi sudah tidak memakai ronjhengan lagi, tapi sudah memakai mesin, sehingga ronjhengan-ronjhengan itu sudah mulai rapuh dan hilang ditelan masa.

Dengan banyaknya kesenian yang dimiliki masyarakat menara maka tidak heran kalau mereka selalu menang dan juara dalam berbagai macam perlombaan seperti PORSEMA, perlombaan ibu-ibu PKK, atau perlombaan fatayat.

Video ini adalah kesenian dhungka hasil kreasi remaja-remaja puteri Menara yang ditampilkan dalam acara harlah IPNU-IPPNU cabang Bawean di alun-alun Sangkapura pada tanggal 5-7 april 2008. penampilan ini memperagakan bentuk pernikahan masyarakat menara, sehingga para hadirin banyak yang kagum dan memuji dengan penampilannya yang begitu indah dan mengesankan, bahkan ada yang tidak percaya kalau dua vokalis yang melantunkan lagu dengan suara merdunya itu bersaudara, sehingga karena mereka tidak puas hati, mereka menemui ibu kedua vokalis itu untuk memastikan kalau mereka adalah anaknya....


09 November, 2009

Suara Imam Masjidil Haram Membawanya Masuk Islam



Welby Estiblo, tenaga kerja di Layth Arab Saudi asal Pilipina, akhirnya masuk Islam di Mekah. Welby mengganti namanya menjadi Daud. Mengapa masuk islam? Ia tertarik masuk islam setelah mendengar suara merdu imam Masjidil Haram Syaikh Mahir Mu'ayqali. Demikian seperti diberitakan harian Al-Madinah edisi Jumat, 6 November hari ini.

Suara Syaikh Mahir pada saat bulan Ramadan lalu yang bisa ia saksikan melalui televisi itu menyentuhnya untuk bisa memahami Islam lebih jauh. Seorang temannya, Galiato, telah masuk islam lebih dahulu dan menganti nama menjadi Abdul Aziz.

Menurut Daud, semula ia sangat benci Islam karena Islam di benaknya adalah wajah Abu Sayyaf, pemberontak Moro di selatan Pilipina. Tapi, ketika ia tiba di Arab Saudi, ia melihat Islam dengan wajah yang lain yang sangat teduh dan melindungi minoritas. Keinginannya masuk Islam ia tahan hingga kemudian ia mendengar suara Syaikh Mahir mengalunkan ayat-ayat suci Al-Quran yang menggetarkannya.

Daud masuk Islam di tangah Syaikh Mahir dan ia berjanji akan mempelari islam lebih jauh. Daud berjanji, kelak ia akan membangun masjid di Pilipina dan akan menyebarkan Islam di sana. Ia ingin mengabarkan citra islam yang sebenarnya kepada warga Pilipina yang mayoritas beragama Katholik itu.

05 November, 2009

My Graduation Ceremony

Bahrul Fawaid


Alhamdulillah…, puji syukur kehadirat Allah yang Maha Kuasa yang tiada terhingga. Pada tanggal 10 Oktober 2009 saya di wisuda oleh Rektor ITS Prof. Ir. Priyo Suprobo, M.S., Ph.D. pada wisuda yang ke-99 dengan jumlah wisudawan 3.099 orang. Pada wisuda kali ini adalah wisudawan terbanyak selama ITS melaksanakan Wisuda pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga panitia memberlakukan system shift yang terbagi menjadi 3 (tiga) shift, yaitu Pada shift pertama wisuda dimulai pukul 08.00 WIB dan shift ke-2 pada pukul 13.00 WIB sedangkan pada shift ke-3 pada taggal 11 Oktober 2009 pukul 08.00 WIB yang bertempat di Gudung Graha ITS. Dan saya memperoleh jatah pada shift pertama yang di ikuti oleh semua Fakultas Teknologi Industri (FTI) yang meliputi Jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Fisika, Teknik Industri dan Teknik Material dan Metalurgi.


Pagi-pagi Berangkat dari Kos


Panitia pelaksana wisuda telah memperingatkan berkali-kali kepada kami bahwa para wisudawan tidak boleh telat. Pukul 07.00 WIB wisudawan harus sudah bekumpul di Graha ITS dan jika ada wisudawan yang terlambat maka tidak akan di perkenankan mengikut prosesi wisuda. Pukul 06.50 WIB sampai juga di kampus, namanya mahasiswa tetap saja saling tunggu kalau tidak datang semuanya ya tidak berangkat ke Graha walhasil kita prediksikan telat. Malah nyampek di Graha masih juga belum semua peserta wisuda datang.


Foto-foto Dulu Sebelum Masuk ke Graha


Sambil menunggu teman-teman yang belum datang, para wartawan kampus mulai bereaksi jepret sana jepret sini biasa itung-itung buat kenang-kenangan. Sekitar 20 Menit menunggu sambil foto-foto ada panggilan “diharapkan para wisudawan berbaris sesuai denga nomer urut masing-masing”. Serentak kita semua berbaris, sambil menunggu teman-teman yang lain pada masuk ke Graha eh malah kita foto-foto. Sambil lirik kanan-kiri takut diketahui petugas tak disangka bapak petugasnya malah ada di belakang kita. Tapi bapaknya baik gak marah cuma negur aja “kalau sudah gilirannya masuk cepet masuk yah”,kata Bapaknya “OK Pak”, Kata salah satu dari kita.


Rektor, Pembantu Rektor (I, II, III, IV) dan Seluruh Dekan ITS


Para Wisudawan Menyanyikan Hymne ITS dengan Khidmat


Diiringi dengan suara Gong dan paduan suara ITS mengiringi langkahku memasuki Gedung Graha ITS. Ternyata di dalam Graha wisudawan sudah banyak sekali dan para undangan juga sudah memasuki ruangan serta orang tua wali dari wisudawan pun sudah memenuhi lantai 2. Setelah duduk kita disuruh berdiri karena rombongan Rektor akan memasuki ruangan setelah itu paduan suara menyanyikan lagu sampai dua lagu setelah itu di persilahkan duduk kembali. Acara demi acara berlalu begitu saja tanpa aku perdulikan karena terasa membosankan.


Pembagian Ijazah oleh Dekan FTI Prof. Dr. Ir. Sulistijono, DEA


Akhirnya acara yang ditunggu-tunggu dari tadi dimulai juga, yaitu pembagian ijazah oleh Dekan FTI. Pembagian ijazah di panggil satu persatu naik ke panggung dan di ikuti oleh rekan-rekannya mulai dari program Dokto (S3), Pasca Sarjana (S2), Sarjana (S1), Diploma (D4 dan D3). Setelah jurusan D3 Teknik Mesin selesai langsung disusul oleh jurusan D3 Teknik Elektro dan pada akhirnya sampai juga pada giliranku untuk mengambil ijazah dari Dekan dan lansung bersalaman dengan Rektor. Huiii….. rasanya semua mata tertuju padaku, jadi kagak PD (Percaya Diri) aku cepatkan langkahku setelah bersalaman dengan Rektor “Jangan cepat-cepat”, Tegur salah satu panitia. Sampai ditempat duduk membuatku lega rasanya tidak ada mata-mata yang memandangiku Huuu.


MABA’09 (Mahasiswa Baru 2009) Menyambut Kami dengan Meriah


Jam menunjukkan pukul 11.30 WIB acara wisuda untuk shift pertama selesai dan kami langsung di sambut oleh MABA ‘08&’09 untuk selanjutnya di giring ke kampus (kayak bebek aja di giring). Sampai di kampus MABA’09 sudah pada baris di depan pintu masuk untuk acara makan-makan di depan kampus sambil mengucapkan “selamat datang kakakku….3X semoga anda bahagia”. Acara seperti itu di kampus kami sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun tapi dengan format yang berbeda tentunya. Untuk wisuda kali ini terasa aneh, selain acaranya di halaman kampus makan-makannya juga prasmanan.


Para Wali dari Wisudawan D3 Teknik Elektro Mengikuti Acara di Halaman Kampus


Setelah wisudawan datang semua dan absent di depan pintu masuk tak kuasa rasanya berada dalam ruangan yang panas. Dan kita biarkan para wali dari wiasudawan yg mengikuti acara yang telah di format oleh MABA. Kita (wisudawan) milih foto-foto di dapan Lab. Elka Dasar BB102, di dalam Work shop dan di sekitar kampus D3. Acaranya sambutan dari wali wisudawan yang diwakili oleh orang tuan dari Rahmah Chaula I. dan Risa Prasetya W., sambutan dari TKK Jurusan oleh Bapak Imam Arifin serta hiburan dari MABA dan sumbangan dari teman kita Debra Ahmad Fajrin Naro sekaligus sebagai Komting (Komandan Tinggi)/Ketua angkatan 2006.


Foto-foto di dalam Work Shop


Foto-foto di depan Lab. Elka Dasar BB 102


Acara biarlah berjalan dengan sendirinya tapi kita tetap abadikan moment yang mungkin hanya sekali ini. Satu orang yang di foto yang lainnya ikut tanpa di sengaja jadi satu angkatan yang foto bersama tak karuan. Ada teman saya yang minta hanya foto untuk 4 orang saja, tapi ketahuan yang lainnya jadinya rameh sambil tertawa lepas. Senang rasanya kumpul-kumpul sama teman-teman seangkatan, seperjuangan dan kometmen awal kita adalah masuk bersama dan keluar pun hurus bersama-sama pula. Tapi kometmen itu tidak bisa kita lakukan karena ada beberapa orang yang masih nyantol pada semester akhir. Saya doakan semoga cepat lulus juga AMIN…


Konvoi Arak-arakan Wisudawan Keliling ITS di Depan Taman Alumni ITS


Setelah acara selesai dan para wali wisudawan makan, kami dipaksa ikut konvoi yang diprakarsai MABA. Para wisudawan rencananya mau diarak naik mobil, tapi untuk satu angkatan mobilnya tidak cukup jadi ada yang naik sepeda motor ikut MABA. Suara sepeda motor dan klaksonnya memekakkan telinga bagi mereka yang dekat dengan kami. Persis seperti di bawean kalau lagi lebaran & keliling bawean. Jalan di kampus dibuat macet oleh konvoi arak-arakan wisudawan dan SKK (Satuan Keamanan Kampus) membiarkan malah mengucapkan “selamat wisuda Mas hati-hati”, kata bapak SKK sambil mengatur arus lalu lintas bagi pengguna jalan yang lainnya.


Konvoi Arak-arakan Wisudawan Keliling ITS di Depan Teknik Perkapalan


My Best Friend Edrus Albar bin Adillah Albar

Thanks to :

  • Orang tua dan keluarga yang telah memberi semangat dan dukungan yang tak terhingga untuk melanjutkan studi saya di perguruan tinggi.
  • Teman-teman satu angkatan serta teman satu tim dalam menyelesaikan final project. “be positive thinking & Never give up”, Semboyan kami (angkatan’06)
  • Teman-teman yang selalu dan selalu memberi dukungan serta masukan kepada saya selama ini. Ka’ Hilal, ka’ Heri, ka’ Mohed, ka’ Apit, teman-teman PERSEBA yang di bawean maupun di rantau serta teman-teman yang tak bisa disebutkan satu persatu.
  • My best friend Edrus Albar Bin Abdillah Albar yang dari pertama daftar sampai sekarang selalu memberi semangat. Dan Alhamdulillah kita bisa masuk bersama-sama dan lulusnya juga bersama.
  • Doaku semoga semua Barokah, AMIN…….

02 November, 2009

Pelatihan Komputer & Internet

Ketua Panitia memberikan sambutan

Berawal dari kepedulian terhadap masyarakat Menara khususnnya bagi generasi muda yang sangat berpotensi untuk memajukan Menara kedepan, tanpa embel-embel dan tanpa unsur-unsur profit apalagi politik kami berinisiatif untuk mengadakan acara yang bisa mengisi kevakuman teman-teman di Menara.

Sudah lumrah acara tanpa dana mustahil akan terlaksana. Begitu juga ada dana tapi acara yang akan dilaksanakan kurang mengenai sasaran, sayang dana terbuang percuma. Kali ini kami memilih kegiatan dengan tema "Pelatihan Komputer & Internet Guna Memajukan Generasi Muda Menara".

Pemateri Komputer

Kami memilih tema tersebut karena komputer dan internet memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan bagi remaja Menara yang masih duduk di bangku sekolah dengan internet bisa untuk mencari tugas sekolahnya melalui internet. Tak cukup hanya itu internet juga bisa digunakan untuk komunikasi sehari-hari dari jarak jauh misal dari Bawean ke Malaysia dengan biaya yang relatif lebih murah.

Acara ini dilaksanakan di gedung Madrasah Diniyah Gunungmenur mulai pukul 2.30, dimulai dengan materi komputer. Menjelang ashar panitia dan peserta shalat berjamaah di rumah ibu Sima. Setelah shalat ashar dilanjutkan dengan materi internet sampai selesai.

Pemateri internet memberikan doorprize

Pembagian Doorprize Utama

Peserta yang yang mengikuti pelatihan ternyata bukan hanya dari kalangan muda saja, ada juga beberapa peserta yang sudah berkeluarga. Mereka sangat mendukung adanya pelatihan ini dan berharap ada kelanjutan dimasa yang akan datang. Bapak Nuruddin misalnya ia berharap suatu saat di Menara mempunyai laboratorium mini atau tempat khusus untuk mengadakan pelatihan serupa sehingga peserta pelatihan bisa praktek langsung.

Doorprize utama

Dalam acara tersebut peserta mendapat konsumsi dan bagi yang beruntung bisa membawa pulang doorprize-doorprize menarik dari panitia. Doorprize diberikan bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari pemateri. Hadiah utama adalah Mp3Player 2 GB dan berbagai hadiah manarik lainya, ada USB Flashdisk 2 GB, Memory micro SD dan lain-lain.

Acara ini mendapat dana dari donatur di Arab Saudi yaitu H. Munir Fuadi, LC, MA dan Sdr. Bahruddin Bin Atwam, dari Singapore yaitu Badrul Fatah, M.A., dari Brunai Darussalam yaitu sdr Ahsanul Haqqi dan juga dari tokoh-tokoh di Menara. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya bagi para donatur dan teman-teman panitia yang telah mambantu lancarnya acara ini.

Kami selaku panitia berharap acara ini bisa berkelanjutan ditahun-tahun yang akan datang, bukan hanya pelatihan komputer dan internet saja tapi pelatihan atau penyuluhan lain misalkan dibidang kesehatan, ekonomi atau wiraswasta agar kita bisa menyalurkan bakat dan ilmu kita bagi masyarakat indonesia pada umumnya.

22 Oktober, 2009

Lepas Masa Lajang

Khairil Anwar dan Eka Anggraini

Khairil Anwar bin H.Hamsun telah resmi menikah dengan Eka Anggraini binti H.Uci dari pamona pada hari rabu, 7/10/2009 di Bawean. Pernikahan ini berjalan selama 4 hari 4 malam, terhitung mulai hari rabu (7/10) akad nikah, kamis (8/10) penganten pulang, jum'at (9/10) penganten main, dan terakhir sabtu (10/10) selamatan..

Khairil Anwar yang akarab dipanggil Hery adalah yang membuat blog menarabawean. dahulu sekolah di SMK PGRI 03 Malang, kemudian melanjutkan sekolahnya ke STIKOM Surabaya lalu melanjutkan lagi ke STIMMINDO Malang jurusan animation. Dan kini sedang bekerja di notebook store Batam - Jogja bagian technician dan marketing

Sementara Eka, dahulu pernah sekolah di SMA negri 1 Sangkapura Bawean, kemudian melanjutkan sekolahnya ke STIKES ICME Jombang, program D3 jurusan kebidanan, lulus tahun 2008.

Saat ini mereka sedang menjalani bulan madu di Bawean. Semoga pernikahan ini menjadi pernikahan yang abadi, yang diberkahi oleh Allah SWT. semoga mereka menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. semoga Allah menyatukan mereka sebagaimana Allah menyatukan antara Adam dan Hawa. semoga pernikahan ini bukan hanya sekedar ikatan cinta, namun sebuah ikatan suci yang menjadi tanda-tanda kebesaran Allah SWT. dan semoga Allah SWT memberi karunia kepada mereka dengan keturunan yang sholeh dan sholehah.

21 Oktober, 2009

Halal Bihalal PERSEBA 2009

kercengan

Ucok sedang menyampaikan sambutan

ibu-ibu dan remaja putri sedang khusyu' mengikuti acara di depan teras

Diantara kegiatan PERSEBA (persatuan remaja barat sawah) setelah hari raya idul fitri tahun 2009 disamping rekreasi (ngolencer) bakar ikan di pulau asam, mereka juga mengadakan acara halal bihalal pada tgl 22 september 2009.

halal bihalal adalah merupakan kegiatan rutin Perseba yang diadakan setiap tahun setelah hari raya idul fitri. dan kali ini merupakan halal bihalal yang ke sekian kalinya semenjak berdirinya Perseba sampai saat ini.

panitia sedang menyiapkan konsmsi

konsumsi halal bihalal

Tujuan dari kegiatan halal bihalal adalah untuk mempererat ikatan ukhuwah islamiyah, berbagi pengalaman dan menggali potensi untuk para remaja putra putri barat sawah

Halal bihalal merupakan kegiatan inti bagi organisasi Perseba, sebab dalam acara ini hampir seluruh anggota bisa hadir. selama satu tahun mereka berpisah karena tuntutan sekolah atau kerja. ada yang merantau ke jawa, ke malaysia, dan juga ada yang menetap di bawean. dan hanya pada hari raya idul fitri mereka bisa berkumpul kembali. mereka bisa melepaskan kerinduan, atau saling berbagi pengalaman dari apa yang mereka dapatkan di tempat sekolah atau kerja masing-masing.

Mohed dan Hilal

halal bihalal biasanya hanya acara ceremonial, dan terkadang ada acara hiburannya seperti tari-tarian, zamrah, mandiling, korcengan dll.... dan halal bihalal tahun ini dihibur oleh Kercengan anak-anak yang berada di awal acara sebagai pembukaan..

yang maju untuk menyampaikan sambutan dalam halal bihalal tahun ini adalah Muhed, Ucuk, Iwan, Ima dan Iis. sedangkan yang membacakan kalam ilahi adalah Ending Matrasi. dan yang membaca shalawat adalah Titin dkk.. kemudian ceramah agama disampaikan oleh Ust. Hasan Basri. dengan dipandu oleh tiga orang MC yaitu Mawaddah, Misnama dan Fika (tatik mastura)

Fait dan Hery

Nasir

halal bihalal ini membawakan tema : "kapankah ratu adil datang...???" sebuah tema yang unik.. kami belum tahu apa maksud dari tema itu... apakah Ratu Bilqis, ataukan Ratu Cleopatra. ataukah ratu/permaisuri untuk sang raja di atas pelaminan...??? (bagi pembaca yang tahu maksud tema diatas silahkan berkomentar.....)

Maulud Pemuda Menara Malaysia